A lot of people make jokes about having awards for no reason just for the sake of having awards, and pretending they were good when they weren't. I'm not old enough to know a lot of them, but even I know Take That were bollocks.

Monday, October 19, 2009

SERIGALA TERAKHIR


Bulan November nanti, ada satu lagi film Indonesia baru yang akan mengusung tema laga yang cukup jarang dimunculkan oleh sineas negeri ini. Judul film garapan sutradara Upi Avianto ini adalah “Serigala Terakhir” dan ini merupakan film layar lebarnya yang ke lima setelah dulu sempat menghadirkan judul2 seperti “30 Hari Mencari Cinta”, “Realita, Cinta dan Rock'n Roll”, “Perempuan Punya Cerita” juga “Radit dan Jani”. Buat yang menggemari film yang memiliki banyak adegan pertarungan seru, film ini tampaknya layak untuk dinantikan karena dengar2 hampir 70% adegan dalam film ini merupakan adegan perkelahian yang membutuhkan keahlian khusus. Upi juga tidak segan2 menghadirkan langsung enam pria berotot untuk menjajal karakter2 utama dalam film ini. Mereka adalah Fathir Muchtar, Reza Pahlevi, Dallas Pratama, Dion Wiyoko, Ali Syakieb dan tentunya gak ketinggalan lagi aktor idola gue, Vino G. Bastian.. hikz.. Film ini mengambil tema tentang persahabatan, pengkhianatan dan balas dendam, dalam benak gue saat usai membaca synopsis dan melihat trailer “Serigala Terakhir” adalah ceritanya keren seperti film luar.. kayak nyata!Pokok nya beda deh sama film lokal yang pernah gue tonton... (lebay)hehe :p
Berikut adalah sinopsis lengkap film ini beserta penjelasan singkat tentang para tokoh utamanya, seperti yang dilansir oleh official website “Serigala Terakhir”.

Disebuah pinggiran Jakarta dengan sekelompok remaja laki-laki tumbuh dan menjalin persahabatan yang kuat. Mereka adalah Ale [Fathir Muchtar], Jarot [Vino G. Bastian], Lukman [Dion Wiyoko], Sadat [Ali Syakieb], dan Jago [Dallas Pratama]. Ale adalah sosok yang paling menonjol diantara mereka. Jiwa pemimpinnya sangat kentara sekali. Sementara Jarot adalah sosok yang paling tidak banyak omong dan tertutup.
Suatu peristiwa dalam sebuah pertandingan sepak bola yang berakhir dengan keributan. Pada saat itu Ale tampak terdesak karena lawannya menggunakan pisau. Mereka semua berusaha membantu Ale. Sampai akhirnya Jarotlah yang berhasil melumpuhkan lawan dan tanpa diduganya pisau itu tertancap ditubuh lawan, rubuh bersimbahkan darah, dan mati. Seketika semua diam dan kemudian kabur meninggalkan Jarot seorang diri yang berdiri terpana tidak percaya.
Persahabatan yang sudah mereka jalin eratpun teruji. Jarot harus mengalami pengalaman pahit di penjara seorang diri. Tidak ada seorang sahabatpun yang memperdulikannya.
Perasaan sakit hati dan terkhianati mengubah Jarot menjadi lelaki yang keras. Keputusannya setelah keluar dari penjara untuk bergabung di kelompok Naga Hitam membuatnya jadi berseberangan dengan kelompok Ale. Karena kelompok Naga Hitam adalah musuh besar kelompok Ale.
Intrik demi intrik pun semakin rumit. Terlebih lagi ketika Jarot menjalin cinta lamanya kembali secara diam-diam dengan Aisya [Fanny Fabriana], adik Ale. Keputusan Jarot ini dianggap membahayakan bagi kedua kelompok yang berseteru.

Vino G.Bastian (Jarot)
Ugal-ugalan, bengal, nekat, dan pemberani. Dibalik itu ia sangat menghormati Ale sahabatnya baginya Ale adalah panutan setia pada kelompok dan menjaga persahabatan mereka. Namun karena masa-masa pahit yang Jarot lewati di penjara dan karena banyak menyimpan luka di hatinya ia menjadi sulit terbuka pada orang, dia pun berubah menjadi sosok yang keras. Menjadi orang yang berdiri di persimpangan dan bingung dalam mengambil sikap khususnya yang berhubungan dengan sahabat-sahabat di masa lalunya.
Fathir Muchtar (Ale)
Mempunyai jiwa pemimpin yang tinggi dan sangat dihormati oleh sahabat-sabatnya emosional dan sangat ekspresif. Dalam persahabatan Jarot adalah sahabat yang paling diperhatikannya. Berperan sebagai kepala keluarga pengganti almarhum Ayahnya. Hingga sangat protektif pada ibu, adik perempuan dan adik laki-lakinya.
Reza Pahlevi (Fatir)
Pemuda bisu baik hati dan lugu. Sikapnya tertutup penyendiri dan tidak percaya diri. Fatir juga sangat mencintai dan menjaga neneknya. Ia sangat mengagumi dan menghormati Jarot, karena cuma Jarot satu-satunya orang yang tidak pernah menghina dan memandang kecil dirinya. Masa lalunya yang pahit dan penuh penghinaan membuat Fatir tumbuh menjadi sosok yang dingin
Dallas Pratama (Jago)
Sosok yang sok jagoan dan cukup temperamental, sikapnya tengil dan meremehkan orang lain. Nekat dan tidak peduli, jadi tidak pikir panjang dalam bertindak. Namun dibalik itu semua ia tetap setia pada kelompoknya.
Dion Wiyoko (Lukman)
Meskipun senang berkelahi, sosoknya paling tenang dan tidak meledak-ledak lebih bisa menjaga emosinya. Tetapi sifat tenangnya bisa berubah meledak ketika menyangkut keluarga, khususnya pada adik laki-lakinya hal itu karena sikapnya yang sangat protektif.
Ali Syakieb (Sadat)
Setia pada kelompoknya, meskipun tukang bikin onar tetapi kocak dan penggembira. Karakternya yang paling easy going, terkadang terlihat lugu dan bodoh sehingga Sadat pun selalu menjadi bulan-bulanan sahabat-sahabatnya.

Yang cukup spesial hadir dari soundtrack film ini yang digarap oleh grup band rock legendaris God Bless. Sebelumnya, mereka terakhir menggarap soundtrack film Duo Kribo pada era 1970-an. Band yang beranggota Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (vokal), Abadi Soesman (keyboard), Donny Fatah (bas), dan Yaya Moektio (drum) itu membuatkan satu lagu baru. Sisanya lagu lama yang di aransemen lagi. "Mungkin nanti menggunakan orkestra. Judulnya masih kami rahasiakan," ujar Ahmad saat jumpa pers menjelang syuting film "Serigala Terakhir" di kawasan SCBD. Untuk film “Serigala Terakhir”, God Bless memberikan lagu yang ekspresif. Syairnya tegar dan keras, sesuai dengan filmnya.

Trailer SERIGALA TERAKHIR

Tuesday, July 22, 2008

10 karakter pemenang & 10 karakter pecundang

Ketika pemenang melakukan kesalahan dia berkata " saya salah!"
Ketika pecundang melakukan kesalahan dia berkata, " ini bukan salah saya!"
Pemenang berkata, " saya sudah baik, tapi saya bisa lebih baik lagi!"
Pecundang berkata, " saya tidak sejelek orang lain!"
Pemenang mencoba belajar dari setiap orang yang lebih baik dari pada dia.
Pecundang selalu mencoba menjatuhkan orang lain.
Pemenang berkata, " mari saya kerjakan ini untuk anda!"
Pecundang berkata, " itu bukan pekerjaan saya!"
Pemenang berkata, " pasti ada cara lebih baik mengerjakannya!"
Pecundang berkata, " begitulah biasanya dikerjakan disini!"
Pemenang berkata, " ini sulit tapi mungkin!"
Pecundang berkata, " ini mungkin tapi sangat sulit untuk mengerjakan!"
Pemenang selalu mempunyai rencana-rencana.
Pecundang selalu cari alasan.
Pemenang mempunyai komitmen-komitmen.
Pecundang hanya berjanji-janji saja.
Pemenang selalu menjadi bagian dari jawaban.
Pecundang selalu menjadi bagian dari masalah.
Pemenang tuntas memecahkan masalah.
Pecundang selalu tanggung-tanggung & tidak pernah memecahkan masalah.

Haii.........Jadilah Pemenang, Saudara.....!!!

Thursday, July 17, 2008

U're Not Alone

Sejenak ku biarkan aku sendiri..
Ditemani kesepian yang ku puja dan kadang ku benci..
Tutupi aku dengan dinginnya sunyi..
Yang menjaga telinga ku dari suara-suara menggangu..

Usah kau ramaikan kesepian ku, dan biarkan aku sendiri..
Berikan sedikit kesepian ku, agar kurasakan keberadaan ku..

Sejenak kubiarkan waktu berhenti..
Dan tak ada satupun yang berteriak didepan wajahku..
Biarkan dunia hampa tanpa penghuni, hingga aku tertidur..

Usah kau ramaikan kesepian ku, dan biarkan aku sendiri..
Berikan sedikit kesepian ku, agar kurasakan keberadaan ku..

PERGI.. PERGILAH..

Aku Bermimpi Melihat Surga

Sungguh, malam ketiga di Pangkalan Punai aku mimpi melihat surga
Ternyata surga tidak megah, hanya sebuah istana kecil di tengah hutan
Tidak ada bidadari seperti disebut di kitab-kitab suci
Aku meniti jembatan kecil
Seorang wanita berwajah jernih menyambutku
“Inilah surga” katanya
Ia tersenyum, kerling matanya mengajakku menengadah
Seketika aku terkesiap oleh pantulan sinar matahari senja
Menyirami kubah-kubah istana
Mengapa sinar matahari berwarna perak, jingga, dan biru?
Sebuah keindahan yang asing
Di istana surga
Dahan-dahan pohon ara menjalar ke dalam kamar-kamar sunyi yang bertingkattingkat
Gelas-gelas kristal berdenting dialiri air zamzam
Menebarkan rasa kesejukan
Bunga petunia ditanam di dalam pot-pot kayu
Pot-pot itu digantungkan pada kosen-kosen jendela tua berwarna biru
Di beranda, lampu-lampu kecil disembunyikan di balik tilam, indah sekali
Sinarnya memancarkan kedamaian
Tembus membelah perdu-perdu di halaman
Surga begitu sepi
Tapi aku ingin tetap di sini
Karena kuingat janjimu Tuhan
Kalau aku datang dengan berjalan
ENGKAU akan menjemputku dengan berlari-lari

Sunday, July 6, 2008

7 Ciri Kebahagiaan Dunia


Setiap orang mengharapkan kebahagiaan, namun Allah Swt telah menetapkan bahkan kebahagiaan manusia hanyalah pada amal-amal agama, yaitu pada keimanan dan amal shaleh. Menurut Ibnu Abbas ra. adalah salah seorang sahabat Nabi SAW yang sangat telaten dalam menjaga dan melayani Rasulullah SAW, dimana suatu hari ia ditanya oleh para Tabi’in (generasi sesudah wafatnya Rasulullah SAW) mengenai apa yang dimaksud dengan kebahagiaan dunia. Maka jawaban Ibnu Abbas adalah 7 (tujuh) indikator kebahagiaan dunia, yaitu :
Pertama, Qalbun syakirun atau hati yang selalu bersyukur.

Memiliki jiwa syukur berarti selalu menerima apa adanya (qona’ah), sehingga tidak ada ambisi yang berlebihan, tidak ada stress, inilah nikmat bagi hati yang selalu bersyukur. Seorang yang pandai bersyukur sangatlah cerdas memahami sifat-sifat Allah SWT, sehingga apapun yang diberikan Allah ia malah terpesona dengan pemberian dan keputusan Allah. Bila sedang kesulitan maka ia segera ingat sabda Rasulullah SAW yaitu : "Kalau kita sedang sulit perhatikanlah orang yang lebih sulit dari kita". Bila sedang diberi kemudahan, ia bersyukur dengan memperbanyak amal ibadahnya, kemudian Allah pun akan mengujinya dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Bila ia tetap “bandel” dengan terus bersyukur maka Allah akan mengujinya lagi dengan kemudahan yang lebih besar lagi. Maka berbahagialah orang yang pandai bersyukur!
Kedua. Al azwaju shalihah, yaitu pasangan hidup yang sholeh.

Pasangan hidup yang sholeh akan menciptakan suasana rumah dan keluarga yang sholeh pula. Di akhirat kelak seorang suami (sebagai imam keluarga) akan diminta pertanggungjawaban dalam mengajak istri dan anaknya kepada kesholehan. Berbahagialah menjadi seorang istri bila memiliki suami yang sholeh, yang pasti akan bekerja keras untuk mengajak istri dan anaknya menjadi muslim yang sholeh. Demikian pula seorang istri yang sholeh, akan memiliki kesabaran dan keikhlasan yang luar biasa dalam melayani suaminya, walau seberapa buruknya kelakuan suaminya. Maka berbahagialah menjadi seorang suami yang memiliki seorang istri yang sholeh.
Ketiga, al auladun abrar, yaitu anak yang soleh.
Saat Rasulullah SAW lagi thawaf. Rasulullah SAW bertemu dengan seorang anak muda yang pundaknya lecet-lecet. Setelah selesai thawaf Rasulullah SAW bertanya kepada anak muda itu : "Kenapa pundakmu itu ?" Jawab anak muda itu : "Ya Rasulullah, saya dari Yaman, saya mempunyai seorang ibu yang sudah udzur. Saya sangat mencintai dia dan saya tidak pernah melepaskan dia. Saya melepaskan ibu saya hanya ketika buang hajat, ketika sholat, atau ketika istirahat, selain itu sisanya saya selalu menggendongnya". Lalu anak muda itu bertanya: " Ya Rasulullah, apakah aku sudah termasuk kedalam orang yang sudah berbakti kepada orang tua ?" Nabi SAW sambil memeluk anak muda itu dan mengatakan: "Sungguh Allah ridho kepadamu, kamu anak yang soleh, anak yang berbakti, tapi anakku ketahuilah, cinta orangtuamu tidak akan terbalaskan olehmu". Dari hadist tersebut kita mendapat gambaran bahwa amal ibadah kita ternyata tidak cukup untuk membalas cinta dan kebaikan orang tua kita, namun minimal kita bisa memulainya dengan menjadi anak yang soleh, dimana doa anak yang sholeh kepada orang tuanya dijamin dikabulkan Allah. Berbahagialah kita bila memiliki anak yang sholeh.
Keempat, albiatu sholihah, yaitu lingkungan yang kondusif untuk iman kita.
Yang dimaksud dengan lingkungan yang kondusif ialah, kita boleh mengenal siapapun tetapi untuk menjadikannya sebagai sahabat karib kita, haruslah orang-orang yang mempunyai nilai tambah terhadap keimanan kita. Dalam sebuah haditsnya, Rasulullah menganjurkan kita untuk selalu bergaul dengan orang-orang yang sholeh. Orang-orang yang sholeh akan selalu mengajak kepada kebaikan dan mengingatkan kita bila kita berbuat salah. Orang-orang sholeh adalah orang-orang yang bahagia karena nikmat iman dan nikmat Islam yang selalu terpancar pada cahaya wajahnya. Insya Allah cahaya tersebut akan ikut menyinari orang-orang yang ada disekitarnya. Berbahagialah orang-orang yang selalu dikelilingi oleh orang-orang yang sholeh.
Kelima, al malul halal, atau harta yang halal.
Paradigma dalam Islam mengenai harta bukanlah banyaknya harta tetapi halalnya. Ini tidak berarti Islam tidak menyuruh umatnya untuk kaya. Dalam riwayat Imam Muslim di dalam bab sadaqoh, Rasulullah SAW pernah bertemu dengan seorang sahabat yang berdoa mengangkat tangan. "Kamu berdoa sudah bagus", kata Nabi SAW, "Namun sayang makanan, minuman dan pakaian dan tempat tinggalnya didapat secara haram, bagaimana doanya dikabulkan”. Berbahagialah menjadi orang yang hartanya halal karena doanya sangat mudah dikabulkan Allah. Harta yang halal juga akan menjauhkan setan dari hatinya, maka hatinya semakin bersih, suci dan kokoh, sehingga memberi ketenangan dalam hidupnya. Maka berbahagialah orang-orang yang selalu dengan teliti menjaga kehalalan hartanya.
Keenam, Tafakuh fi dien, atau semangat untuk memahami agama.
Semangat memahami agama diwujudkan dalam semangat memahami ilmu-ilmu agama Islam. Semakin ia belajar, maka semakin ia terangsang untuk belajar lebih jauh lagi ilmu mengenai sifat-sifat Allah dan ciptaan-Nya. Allah menjanjikan nikmat bagi umat-Nya yang menuntut ilmu, semakin ia belajar semakin cinta ia kepada agamanya, semakin tinggi cintanya kepada Allah dan rasul-Nya. Cinta inilah yang akan memberi cahaya bagi hatinya. Semangat memahami agama akan meng ”hidup” kan hatinya, hati yang “hidup” adalah hati yang selalu dipenuhi cahaya nikmat Islam dan nikmat iman. Maka berbahagialah orang yang penuh semangat memahami ilmu agama Islam.
Ketujuh, yaitu umur yang baroqah.
Umur yang baroqah itu artinya umur yang semakin tua semakin sholeh, yang setiap detiknya diisi dengan amal ibadah. Seseorang yang mengisi hidupnya untuk kebahagiaan dunia semata, maka hari tuanya akan diisi dengan banyak bernostalgia (berangan-angan) tentang masa mudanya, iapun cenderung kecewa dengan ketuaannya (post-power syndrome). Disamping itu pikirannya terfokus pada bagaimana caranya menikmati sisa hidupnya, maka iapun sibuk berangan-angan terhadap kenikmatan dunia yang belum ia sempat rasakan, hatinya kecewa bila ia tidak mampu menikmati kenikmatan yang diangankannya. Sedangkan orang yang mengisi umurnya dengan banyak mempersiapkan diri untuk akhirat (melalui amal ibadah) maka semakin tua semakin rindu ia untuk bertemu dengan Sang Penciptanya. Hari tuanya diisi dengan bermesraan dengan Sang Maha Pengasih. Tidak ada rasa takutnya untuk meninggalkan dunia ini, bahkan ia penuh harap untuk segera merasakan keindahan alam kehidupan berikutnya seperti yang dijanjikan Allah. Inilah semangat “hidup” orang-orang yang baroqah umurnya, maka berbahagialah orang-orang yang umurnya baroqah.


Friday, July 4, 2008

about Luv

Ada dua proses jatuh cinta yang biasanya disebut orang. Pertama terjadi secara tiba-tiba, atau yang dikenali dengan "love at the first sight" (cinta pandang pertama). Dan yang kedua terjadi setelah melalui proses interaksi, atau dalam pepatah Jawa mengatakan "tresno jalaran saka kulino" (cinta yang terjadi setelah pertemuan yang berulang-ulang).

Love at the First Sight
Jatuh cinta "segera" seperti ini, seperti istilahnya, tertumpu pada ketertarikan visual yang ditangkap oleh panca indra. Tentu saja yang ditangkap panca indra ini adalah penampilan fizikal. Bila ada gadis cantik, seksi, dan manis serta ayu, tentu dia akan jadi korban dari banyak first-sight love dari para lelaki di persekitaranya.
Banyak lakonan drama cinta seperti ini adalah terdiri dari kaum lelaki, kerana tidak dinafikan bahwa kaum lelaki ternyata masih memiliki sense untuk tertarik pada kondisi fizikal lawan jenisnya sebagai faktor utama. Kerana sifatnya yang "segera", maka first sight love ini boleh terjadi berulang-ulang pada ramai wanita yang cantik atau lelaki yang tampan. Namun, cukup banyak cinta seperti ini menjadi awal untuk hubungan yang lebih serius bagi banyak pasangan.

Tresno Jalaran Saka Kulino
Jatuh cinta seperti ini keliahatan lebih matang dan kukuh, kerana panah asmara tidak begitu saja memacak apabila sepasang anak manusia bertemu. Ada proses panjang sebelum busur panah asmara dipacakkan, di mana pasangan tersebut saling mengenali, berinteraksi hingga masing-masing tahu kelebihan dan kekurangan setiap individu diantara mereka, hingga kemudian terjadi keserasian yang berakhir pada pertalian kasih seterusnya melahirkan rasa sayang di antara keduanya.
Pada jatuh cinta seperti ini, pertimbangan kondisi fizikal bukanlah faktor utama lagi. Keserasian lebih tepat disebut sebagai faktor utama agar jatuh cinta seperi ini boleh terjadi. Sebagai individu yang pasti memiliki keinginan untuk sharing (berkongsi) dan menyatakan untuk saling mememerlukan, memberikan peluang terjadi match (keserasian) perasaan dengan lawan jenis yang boleh menimbulkan perasaan suka yang berlanjutan menjadi cinta seterusnya melahirkan sayang.

gue bangettt...!!!

Kesepian ditengah keramaian..
dengan senyum palsuku..
Tertawa saat semua tertawa tak satupun tau..

Yang ku pendam semua yg menyiksaku..
kan kutanggung sendiri..
Tak kan kubercerita kepada siapapun bahkan sahabatku..

Dosa ku t'lah terlalu berat andai dapat ku bagi..
Tapi ku tak butuh nasehat atau ocehan penghibur dari siapapun..

Biarku pendam semua yg menyiksaku
kan ku tanggung sendiri..
Tak kan ku bercerita pada siapapun bahkan sahabat ku..

Dan ku pendam apa yg menyiksaku..
kan ku tanggung sendiri..
Tak kan ku bercerita pada siapapun bahkan sahabat ku..



by; C.J